:::: MENU ::::
Posts tagged with: Game Design

Ngobrol Game Design 0.3: Meaningful Play

 
*Artikel ini sebelumnya telah dipublish di Segitiga.Net

Minggu lalu kita telah membahas 4 tipe FUN dan hubungannya dengan potensi game. Minggu ini kita akan bahas lebih lanjut faktor apa saja yang perlu kita perhatikan untuk bisa menghadirkan FUN tersebut.

Pengalaman bermain yang menyenangkan (FUN) hanya bisa hadir melalui sebuah aktivitas bermain yang berarti (meaningful play). Oleh karena itu salah satu objektif utama dari sebuah proses game design sesungguhnya adalah memastikan game yang kita desain kemudian mampu memotivasi hadirnya meaningful play.

Lalu apakah sebenarnya yang dimaksud dengan meaningful play ini? Dalam buku Rules of Play – Game Design Fundamentals (MIT Press), Katie Salen dan Eric Zimmerman mendefinisikan meaningful play dari 2 pendekatan berbeda namun saling terkait satu dengan yang lain:

1. Meaningful play in a game emerges from the relationship between player action and system outcome; it is the process by which a player takes action within the designed system of a game and the system responds to the action. The meaning of an action in a game resides in the relationship between action and outcome.

Definisi pertama di atas memberikan gambaran bahwa meaningful play dalam sebuah game hadir dari hubungan antara aksi pemain dan respon yang dihasilkan dari aksi tersebut. Dengan kata lain untuk menghadirkan meaningful play sebuah game harus didesain sedemikian rupa sehingga memberikan kesempatan bagi pemain untuk melakukan berbagai bentuk pengambilan keputusan/aksi dan sistem yang ada (dalam game), kemudian harus mampu memberikan respon secara instan atas segala bentuk keputusan yang telah diambil oleh pemain.

2. Meaningful play occurs when the relationships between action and outcome in a game both discernable and integrated into the larger context of the game.

Definisi yang kedua di atas menjelaskan bahwa meaningful play hadir ketika aksi dan respon dalam sebuah game bisa dimengerti oleh pemain dan bahwa setiap aksi yang pemain ambil kemudian memiliki dampak. Bukan hanya secara instan pada saat pelaksanaan aksi, namun juga terhadap jalannya game secara keseluruhan (terintegrasi).

Merujuk pada definisi ini, untuk bisa menghadirkan meaningful play maka sebuah game harus didesain sedemikian rupa agar setiap pemain bisa dengan mudah mengerti berbagai bentuk pengambilan keputusan/aksi yang bisa ia lakukan dan dampak dari aksi tersebut terhadap jalannya game secara keseluruhan.

Dari bahasan di atas, untuk bisa kita simpulkan bahwa untuk menghadirkan FUN bagi pemainnya maka sebuah game harus didesain sedemian rupa agar:

  • Memberikan kesempatan pada pemain untuk melakukan berbagai bentuk pengambilan keputusan
  • Mampu memberikan respon secara instan atas segala keputusan yang diambil oleh pemain
  • Pemain secara mudah bisa mengerti berbagai aksi/strategi yang ia bisa lakukan
  • Setiap aksi yang diambil oleh pemain kemudian mampu mempengaruhi jalannya permainan secara keseluruhan

Keempat hal di atas adalah hal mendasar yang perlu kita pahami untuk bisa mendesain game secara baik. Tentu masih ada berbagai hal lain yang juga penting untuk kita perhatikan dan semua akan coba kita bahas melalui seri artikel Ngobrol Game Design ini.

Demikian obrolan game design kita untuk minggu ini. Jika ada hal-hal yang dirasa masih kurang jelas atau mungkin ada tambahan informasi terkait topik di atas, silahkan bisa membaginya lewat kolom komentar di bawah ini. Akan menyenangkan kalau kita bisa lanjut ngobrol game design ini sama-sama.

 


Ngobrol Game Design 0.2: Empat Tipe “FUN”

*Artikel ini sebelumnya telah dipublish di Segitiga.Net

Setelah minggu lalu kita ngobrol sedikit tentang apa itu game design dan peran game designer, minggu ini kita bahas tentang hal paling mendasar yang harus selalu bisa kita hadirkan dalam setiap game: FUN.

Ada banyak definisi tentang game (kita akan bahas di kesempatan lain), namun secara umum kita bisa sepakati bahwa game adalah sebuah produk atau aktivitas yang mampu memberikan pengalaman menyenangkan (FUN) sehingga kita secara sukarela bersedia untuk berinteraksi di dalamnya, baik dengan segala elemen yang ada maupun dengan pemain lainnya.

DISCLAIMER: Tulisan ini bersifat opini dari penulis sebagai pribadi. Segala opini dan pemikiran yang terdapat di dalamnya tidak mewakili Segitiga.Net sebagai entitas.

Banyak penelitian membuktikan dorongan utama kita bermain game sebenarnya bukan karena game itu sendiri, melainkan karena pengalaman yang dihadirkannya. Dengan kata lain FUN adalah hal paling mendasar yang harus bisa kita hadirkan dalam setiap game, tanpa adanya faktor FUN tersebut maka game akan kehilangan esensinya.

4 Tipe Utama FUN

Lalu sebenarnya apakah faktor FUN ini? Apakah hanya terbatas pada berbagai hal yang membuat kita tersenyum atau tertawa gembira?

Menariknya, ternyata FUN bisa hadir dalam tipe yang berbeda. Dalam banyak game, FUN bisa hadir setelah kita menyelesaikan tantangan yang cukup sulit dan kompleks. Bahkan dalam beberapa game yang didesain secara luar biasa, FUN bisa tetap hadir bahkan ketika kita gagal (ambil contoh permainan Tetris).

Nicole Lazzaro, Founder dan President dari XEODesign, Inc. melakukan sebuah riset terkait berbagai bentuk pengalaman yang menjadi pendorong utama mengapa orang bermain game. Dari riset tersebut ia kemudian mengklasifikasikan FUN ke dalam 4 tipe utama:

  1. Easy FUN: pengalaman menyenangkan yang kita dapatkan dari hasil eksplorasi, melihat dari sudut pandang baru (role play), dan berbagai bentuk kreativitas yang dilakukan (untuk menyelesaikan sebuah masalah)
  2. Hard FUN: pengalaman menyenangkan yang kita dapatkan dari pencapaian sebuah target yang sulit atau dari penyelesaian sebuah tantangan yang cukup kompleks
  3. People FUN: pengalaman menyenangkan yang kita dapatkan dari berbagai bentuk interaksi (kompetisi atau kerja sama) dengan pemain lainnya
  4. Serious FUN: pengalaman menyenangkan yang kita dapatkan dari perubahan kondisi (emosi) maupun pemikiran kita (pemain), misal dari perasaan jenuh menjadi bersemangat

Tidak semua game mampu menghadirkan 4 tipe FUN tersebut di atas secara sekaligus. Namun disadari atau tidak, saat ini kita bisa menemukan berbagai game yang mampu menghadirkan sebagian besar tipe FUN di atas, bahkan beberapa game mungkin telah mampu menghadirkan keempat FUN tersebut secara optimal.

Menariknya masing-masing tipe FUN tersebut juga terkait erat dengan potensi game itu sendiri. Ketika sebuah game mampu menghadirkan Easy FUN, dengan kata lain game tersebut mampu memotivasi kita untuk bereksplorasi, melihat dari sudut pandang beda, dan mengasah kreativitas kita.

Ketika sebuah game mampu menghadirkan Hard FUN, maka sebenarnya game tersebut mampu memotivasi kita untuk bisa fokus menyelesaikan tantangan yang sulit.

Ketika sebuah game mampu menghadirkan People FUN, maka game tersebut mampu memotivasi kita untuk berinteraksi dengan pemain lain secara intensif.

Ketika sebuah game mampu menghadirkan Serious FUN, maka artinya game tersebut mampu memotivasi hadirnya sebuah bentuk perubahan di dalam diri pemainnya.

Dengan kata lain, game sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa dan seorang game designer memiliki peran untuk bisa mengoptimalkan berbagai potensi tersebut. Bayangkan betapa banyak hal positif yang bisa kita hadirkan lewat game jika kita benar-benar bisa mendesainnya dengan baik.

Jika Anda punya pertanyaan atau pendapat apapun tentang bahasan kita minggu ini, silahkan bisa membaginya di kolom komentar di bawah. Mari kita lanjut ngobrol game design sama-sama!


Ngobrol Game Design 0.1: Mari Ngobrol Sama-Sama

*Artikel ini sebelumnya telah dipublish di Segitiga.Net

Beberapa tahun lalu, ketika saya mengatakan bahwa profesi saya adalah game designer, banyak pihak masih mengernyitkan kening dan menatap penuh tanya, seakan baru mendengar sebuah kata asing yang sulit dicerna. Belakangan ini, di berbagai kesempatan saya mendengar banyak rekan muda yang bercita-cita untuk menjadi game designer terbaik Indonesia.

Sebuah kebahagiaan dan kebanggaan bahwa profesi yang hingga saat ini belum diakui secara resmi telah menjadi sebuah pilihan cita-cita. Untuk mendukung mereka semua juga untuk sama-sama belajar hadirkan game Indonesia yang lebih baik, mulai hari ini setiap Jumat kita buka obrolan sederhana tentang proses game design serta beberapa hal lain terkait potensi industri game itu sendiri.

DISCLAIMER: Tulisan ini bersifat opini dari penulis sebagai pribadi. Segala opini dan pemikiran yang terdapat di dalamnya tidak mewakili Segitiga.Net sebagai entitas.

Untuk bahasan pertama ini mari kita bahas sedikit tentang game design. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan game design, dan mengapa game designer menjadi profesi yang menarik?

Game Design yang Baik Harus Memerhatikan Pemainnya

Game design adalah sebuah proses untuk merancang sebuah game secara menyeluruh, termasuk di dalamnya bagaimana sebuah game dimainkan (mekanisme permainan), konten apa saja yang dihadirkan, dan bagaimana interaksi antara pemain dengan game, interaksi antara satu pemain dengan pemain lainnya, dan interaksi setiap komponen di dalam game itu sendiri.

Karena game adalah sebuah media interaktif (interaksi menjadi hal yang mutlak), maka proses perancangan atau desainnya menjadi sebuah tantangan tersendiri. Seorang pemain bisa menikmati sebuah game ketika ia sadar bahwa setiap keputusan (interaksi) yang ia lakukan adalah hal yang berarti dan akan mempengaruhi proses selanjutnya.

Dengan kata lain, game design adalah sebuah proses yang fokus pada pemain (player-centric) dan ketika kita berharap game yang kita desain dimainkan oleh banyak pemain artinya kita harus bisa mengerti karakteristik mereka semua dengan baik, ini yang menjadi tantangan besar.

Game, Sebuah Media dengan Potensi yang Luar Biasa

Di lain sisi karena adanya proses interaksi tersebut maka game menjadi sebuah media dengan potensi yang luar biasa. Ambil contoh dalam sebuah proses belajar atau diskusi, kita akan lebih mudah mencerna sebuah informasi jika memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan sumber informasi (bertanya, atau memberi tanggapan) dengan catatan sang sumber informasi kompeten untuk menyampaikan informasi tersebut.

Hal yang sama berlaku untuk game.

Sebagai sebuah media interaktif, game memiliki potensi untuk bisa menyampaikan informasi lebih efektif dibanding media lain yang bersifat satu arah. Tentu dengan catatan bahwa game tersebut didesain dengan baik untuk menyampaikan informasi yang dimaksud.

Bahkan game pada umumnya bisa lebih dari sekedar memberikan informasi, ia juga bisa menghadirkan sebuah pengalaman serta menumbuhkan berbagai motivasi bagi pemainnya. Ini alasan mengapa game memiliki potensi luar biasa.

Game Wheel of Fortune Sebagai Promosi Walls

Game Wheel of Fortune Sebagai Promosi Walls

Dengan desain yang tepat, game bisa digunakan untuk memenuhi berbagai objektif:

  • sekedar untuk memberikan hiburan,
  • menyampaikan informasi (promosi atau edukasi),
  • menghadirkan pengalaman khusus atas situasi tertentu (simulasi), atau
  • menghadirkan ketiganya secara sekaligus.

Atas dasar hal tersebut, potensi game sebenarnya tidak hanya terbatas sebagai media hiburan belaka. Kita bisa memanfaatkannya untuk banyak hal lain dari mulai mendukung proses pembelajaran, menyampaikan berbagai gagasan positif, melakukan pengumpulan data secara efektif, dan bahkan memotivasi hadirnya perubahan positif di masyarakat. Yang dibutuhkan untuk bisa menghadirkan semua itu adalah sebuah proses game design yang tepat.

Game Designer Mampu Memotivasi Perubahan

Game designer adalah mereka yang beruntung sekaligus berani mengambil peran untuk bisa melakukan berbagai proses di atas. Dengan potensi game yang begitu luar biasa, seorang game desainer sesungguhnya berkesempatan menyampaikan berbagai ide, gagasan, dan bahkan memotivasi sebuah perubahan.

Ada tanggung jawab besar di sana, karena seorang game designer sesungguhnya memiliki kesempatan untuk menciptakan sebuah media yang bisa memotivasi berbagai perubahan. Ini yang membuat profesi game designer menjadi menarik.

Demikian sedikit obrolan pembuka kita minggu ini. Jika Anda memiliki pandangan lain tentang game design dan mengapa profesi game designer menarik, silahkan bisa membaginya di kolom komentar di bawah ini.

Setiap obrolan lanjutan akan jadi bahan menarik untuk bahan diskusi kita selanjutnya. Mari kita lanjut ngobrol game design sama-sama!


Bakar-Bakar pun Perlu Game Design

Weekend ini mencoba satu game yang sangat menarik berjudul Little Inferno. Dalam game pemain bisa membakar berbagai barang yang tersedia, termasuk bulan dan bom nuklir, di sebuah tungku yang disebut Little Inferno. Tantangannya muncul ketika kemudian kita dituntut menemukan kombinasi barang yang tepat untuk dibakar. Perlahan, sebuah rangkaian cerita juga mulai hadir – dikemas dalam bentuk sederhana namun sunguh mengena. Ini adalah sebuah game dengaan kombinasi puzzle mechanics dan scaffolding story telling yang sangat menarik. Game ini bukti bahwa kombinasi gameplay sederhana, jika dilakukan dengan tepat akan bisa jadi landasan untuk sebuah game yang berkualitas.

Menariknya, game ini mengingatkan saya tentang apa yang terjadi di sekitar kita saat ini. Kita melihat pihak-pihak yang mendesain sebuah game besar – memotivasi sebagian kita “membakar” banyak hal di berbagai tungku bernama “media”. Sama halnya seperti little inferno mereka juga menantang kita untuk mengkombinasikan berbagai hal, sambil coba menghadirkan sebuah scaffolding story telling agar kita bisa menerima cerita imajiner mereka. Sayangnya, ini didesain dengan sangat buruk. Bukan hanya kita tidak tertarik untuk ikut membakar apa yang mereka hadirkan, kita juga menolak mentah-mentah berbagai cerita mereka.

Ini yang mebuat saya selalu percaya bahwa game punya potensi luar biasa. Kita melihat banyak pihak coba menghadirkan game di sekitar kita. Sayangnya sebagian mungkin tidak punya cukup waktu untuk mendesainnya secara baik, kadang bahkan tanpa dilandasai niat baik, dan tidak peduli apakah akan berdampak baik. Kita tidak butuh game-game seperti itu dan sudah semestinya kita bisa hadirkan yang jauh lebih baik.

*Artikel ini sebelumnya telah dipublish di http://segitiga.net


The Best Game Designer

They just need wind and a plastic bag to create a game, to share happiness!

Designing a good game is never about the technology, the effect, or the platform (media). What a game needs to deliver is a simple way to find our own happiness. It’s all about delivering experience to the player. It’s about providing path, models, and some time boundary to make sure that each player will find their happiness. But there is simple rule about happiness: it tastes much better if we can share it to others.

Therefore, I believe the best game designer is the one who can create a game that not only helps us finding our happiness easily, but also reminds us to share our happiness with other. Those 3 in the picture are some of them.

 


Pages:12