:::: MENU ::::

Ngobrol Game Design 07: Designer’s Traps

Jika seorang penulis punya “writer’s block”, atau keadaan di mana seorang penulis kesulitan untuk melanjutkan tulisannya, maka seorang game designer punya “designer’s traps”, atau kondisi-kondisi yang bisa menjebak para game designer sehingga kesulitan untuk menyelesaikan konsep game-nya. Apa saja yang termasuk designer’s traps? Berikut ini adalah 3 jebakan yang biasa muncul.

1. The Flood of Ideas

Ada kalanya kita kesulitan untuk mencari ide, tapi begitu kita menemukan satu, ia kemudian diikuti dengan berbagai ide lainnya. Kondisi ini tentu menyenangkan selama semua ide itu masih berkaitan erat satu dengan yang lain dan saling menguatkan atau melengkapi. Yang kadang bisa menjebak adalah ketika “the flood of ideas” tersebut kadang tidak benar-benar saling berkaitan atau bahkan berpotensi menjadi semacam distorsi atau gangguan terhadap ide dasar yang ingin dikembangkan.

2. The Labyrinth

Sebuah ide tentu tidak ada artinya jika ia tidak dikembangkan. Ketika mengembangkan sebuah ide, kita kadang menemukan berbagai alternatif pengembangan. Berbagai alternatif pengembangan itu mungkin akan membawa kita pada sebuah jalan buntu, sebuah penghalang yang memaksa kita untuk kembali ke titik awal. Kita kadang enggan untuk menelusuri titik awal ide dan coba menelusuri alternatif lain–yang juga mungkin membawa kita ke jalan buntu lain, dan seterusnya sehingga kita terjebak pada labirin pengembangan ide kita sendiri.

3. The Mom’s Heart

Ketika sebuah ide game mulai menampakkan bentuknya dan mulai bisa direalisasikan, kita semakin terpacu untuk membuatnya lebih baik. Kita kadang merasa ide tersebut masih belum cukup baik untuk bisa dites secara terbuka atau dirilis untuk umum dan terus saja mencoba untuk memperbaikinya, hingga tanpa disadari kita terjebak dan melewatkan momentum terbaik untuk menghadirkan mereka.

Sumber gambar: http://www.okayfuture.com/

So, what do you think ?