:::: MENU ::::

Game Edukatif

Apakah kita perlu menghadirkan game edukatif jika pada dasarnya setiap game bisa mengajarkan kita sesuatu?

Saya selalu percaya game punya potensi yang luar biasa dan untuk menghadirkan potensi itu, seorang game designer harus mampu memadukan berbagai elemen game secara optimal. Ada 4 elemen dasar game: objektif, gameplay, narasi, dan teknologi yang harus kita optimalkan. Ke-4 elemen tersebut saling menunjang satu sama lain dan karena itu sulit sebuah game bisa hadir dengan potensi terbaiknya jika kita berpikir bahwa setiap konten (narasi) bisa begitu saja kita tampilkan (baca: tempelkan) tanpa peduli elemen lainnya.

Banyak yang kemudian berpikir game edukatif adalah game dengan konten-konten edukasi, dengan kata lain konten adalah segalanya – elemen lain dalam game tersebut tidak lagi penting. Karena terlalu fokus pada konten, objektif dan gameplay yang dibangun adalah seadanya, narasi dan latar cerita hadir tanpa rasa, dan teknologi hanya untuk menambah harga jual semata. Jika kita hanya mencari konten edukasi yang begitu detil dan lengkap, mengapa harus dari game? Buku, film dokumentasi, berbagai website bisa menghadirkan konten itu dengan lebih lengkap.

Menurut saya, game edukatif adalah sebuah game yang mampu memotivasi pemainnya untuk kemudian tertarik mempelajari sebuah subjek tertentu (yang bernilai positif dan sesuai dengan umurnya). Dalam level yang lebih tinggi ia mampu membuat pemainnya mempelajari sesuatu – bahkan tanpa ia sendiri sadari. Game yang didesain secara optimal akan mampu menghadirkan itu semua. sayangnya hal itu tidak mudah dan butuh waktu untuk kita bisa terus bisa mengoptimalkannya.

Menjawab pertanyaan di atas, lebih penting dari menghadirkan game edukatif adalah selalu mencoba menghadirkan game dengan segala potensi terbaiknya. Karena ketika kita benar-benar mampu melakukannya, setiap game yang kita hasilkan akan jadi sebuah karya yang bermanfaat untuk semua. Ini sebuah mimpi yang layak untuk kita perjuangkan bersama.

 

Sumber gambar: http://r3dpixel.com/


One Comment

  • Reply Aila |

    Setuju sekali Pak Eko dgn artikel diatas. Tapi yg jadi permasalahan adalah minimnya ilmu dan wawasan dalam merancang game edukatif yang mampu memenuhi 4 elemen diatas. Bagaimana mendesain sebuah game yang memiliki gameplay yg menyenangkan dan tanpa terkesan menggurui.Sehingga tanpa disadari siswa sedang melakukan proses pembelajaran didalamnya. Bagaimana mendesain narasi cerita yang menantang dan didalamnya terdapat unsur gamifikasi? Bagaimana aturan membuat skor, akurasi, dan hal-hal detil lainnya yg berkaitan dengan desain game?
    Mungkin perlu ada semacam short course beberapa hari dgn mengundang para ahli utk membahas desain ke-4 elemen game yang fokus pada edukasi ya Pak 🙂

So, what do you think ?