:::: MENU ::::

#DearKiriya: Mudik

Dear Kiriya – Tuan Putrinya Mamam Pampam,

lebaran ini kita bertemu banyak saudara, banyak orang, yang sebagian bahkan kita baru bertemu. Mungkin itu salah satu esensi BER-LEBAR-AN: BER-temu untuk memper-LEBAR silaturahmi dan berbagi kebahagia-AN. Sungguh ini hal yang baik yang harus terus kita jaga dan jalankan sepenuh hati.

Namun, sepertinya akan lebih baik jika. kita bisa lebih sering berlebaran dalam esensi di atas – tanpa terikat momen atau waktu tertentu. Untuk itu pampam mamam ingin adinda mengerti beberapa hal berikut:

  1. Mudik atau pulang ke rumah kami adalah hak adinda, bukan kewajiban. Mudiklah ketika adinda mau atau perlu, atau ketika ada tiket murah, atau adinda ingin traktir kami makan enak. Mudiklah kapan saja, tidak perlu menunggu Idul Fitri.
  2. Kemungkinan besar kami akan sibuk saat idul fitri, mungkin kami juga akan silaturahmi sambil liburan, atau coba belajar banyak hal baru. Untuk itu akan lebih menyenangkan sepertinya kalau kalau adinda mudik tidak hanya pada saat Idul Fitri.
  3. Pampam mamam bahagia jika bisa bertemu adinda – saat Idul Fitri atau bukan kami sama bahagianya. Namun kebahagiaan kami tidak pernah bergantung pada kehadiran adinda sepenuhnya – karena Yang Maha Pengasih telah memberi begitu banyak kebahagiaan untuk kami syukuri. Untuk itu jangan pernah berpikir kami akan sedih jika adinda melewatkan Idul Fitri bersama kami. Ada adinda atau tidak pada saat idul fitri – kami tetap bahagia, dan kami berharap adinda juga selalu bahagia di manapun adinda berada.
  4. Kelak jika kami telah tiada, kami akan berterima kasih jika adinda berkenan mendoakan kami. Tapi kami sadar sepenuhnya, layak atau tidaknya kami mendapatkan doa adinda bergantung pada sebaik apa usaha kami memperbaiki diri dan memenuhi janji kami untuk belajar bersama adinda selama kami hidup. Jika karena satu dua hal, kami ternyata tidak layak, mohon adinda berkenan memaafkan kami. Yang Maha Mengetahui pasti mendengar semuanya – dimanapun dan kapanpun doa atau maaf itu adinda bisikan. Untuk itu, silahkan berkunjung ke peristirahatan terakhir kami, tapi janganlah memaksakan diri pada waktu tertentu. Datanglah ketika adinda merasa perlu dan mampu. Ketika berkunjung silahkan manfaatkanlah untuk belajar, mengingatkan diri bahwa kehidupan ini hanya sebuah perjalanan singkat untuk kita berkarya dan berbagi manfaat bagi semesta. Jika memang kami layak, bisikanlah sedikit doa – insya Allah itu akan jadi bekal baik bagi kami menghadap pada Sang Maha Kuasa.

Demikian sedikit dari pampam mamam.

Salam hormat dan sayang,
Pampam Mamam


So, what do you think ?